Kedustaan hakekat.com Dalam Mengutip Hadis Syiah

Kali ini satria akan menyorot ketidakjujuran hakekat.com dalam menukil hadis Syiah. Hakekat.com dengan sejuta kesombongan mengutip hadis-hadis syiah yang berkenaan dengan masalah warisan kemudian menyatakan kalau dalam syiah seorang wanita tidak berhak mendapatkan warisan tempat tinggal. Cih betapa anehnya, orang yang merasa sok pintar seraya menggurui orang-orang syiah. Tingkahnya ingin menunjukkan kalau orang-orang syiah tidak mengetahui hadis dalam kitab-kitab mereka padahal hakekat sebenarnya adalah kedunguan hakekat.com sudah melampaui batas. Huuh mungkin saja orang penuh dosa ini tahu kebatilan yang diusungnya tetapi ia tetap ingin memfitnah dan merendahkan syiah. Bagi hakekat.com kedustaan itu tidak mengapa jika ditujukan untuk menjauhkan orang dari mahzab Syiah. Sungguh betapa celakanya akhlak hakekat.com pemuja salafy nashibi.

Hakekat.com mengutip hadis dari Kitab Bihar Al Anwar jilid 26 hal 514

Berkatalah Muhammad bin Hasan dari Jafar bin Basyir dari Hasan dari Abi Murkholid dari Abdul Malik berkata: Suatu hari Abu Jafar memperlihatkan tulisan Ali dalam tulisan “Bahwa para kaum wanita itu tidak berhak medapatkan warisan rumah tinggal bila ditinggal mati oleh lelakinya.” Abu Jafar berkata: “Demi Allah ini adalah tulisan tangan Ali…

Setelah mengutip riwayat ini, hakekat.com berlagak pintar dengan mengajukan pertanyaan bodoh

Pertanyaan untuk kaum Syi’ah:
– Bagaimana Fatimah menuntut sesuatu yang diharamkan terhadap kaum wanita berdasarkan mazhab Syi’ah Rafidhah ?
– Kenapa Abu Bakar dituntut untuk melakukan hal yang diharamkan ?
– Kenapa Fatimah tidak mengikuti perintah Rasul setelah tuntutannya terhadap warisan ?
– Apakah Fatimah keliru wahai Rafidhah ???

Cih alangkah dustanya hakekat.com, ia berlagak seolah-olah mengutip hadis syiah dari Bihar Al Anwar padahal ia sendiri tidak pernah membaca kitab tersebut secara langsung. Hakekat.com ini hanya mengutip tulisan-tulisan para pendusta pujaannya yaitu salafy nashibi semisal Muhibbudin Al Khatib dan Mamduh Farhan Buhairi. Mari saudara-saudara pembaca kita melihat kenyataan sebenarnya yang sengaja disembunyikan oleh hakekat.com

Setelah satria mencari hadis tersebut dalam kitab Bihar Al Anwar maka satria temukan hadis tersebut dalam jilid 101 hal 352 dengan redaksi

محمد بن الحسين عن جعفر بن بشير عن الحسين عن أبي مخلد عن عبد الملك قال دعا أبو جعفر بكتاب علي فجاء به جعفر مثل فخذ الرجل مطوي فإذا فيه إن النساء ليس لهن من عقار الرجل إذا هو توفي عنها شيء فقال أبو جعفر هذا و الله خط علي بيده و إملاء رسول الله

Muhammad bin Husain berkata dari Ja’far bin Basyir dari Husain dari Abi Makhlad dari Abdul Malik berkata “suatu ketika Abu Ja’far menunjukkan Kitab Ali yang tertulis “bahwa kaum wanita tidak berhak mendapatkan warisan rumah tempat tinggal jika ditinggal mati oleh laki-lakinya”. Abu Ja’far berkata “demi Allah ini tulisan tangan Ali yang berasal dari Rasulullah.

Perhatikan perbedaan redaksi hadis ini dengan yang dikutip oleh salafy nashibi hakekat.com, ia menuliskan dengan redaksi Muhammad bin Hasan dari Ja’far bin Basyir dari Hasan padahal dalam kitab aslinya tertulis Muhammad bin Husain dari Ja’far bin Basyr dari Husain.

Kesalahan ini adalah bukti kalau hakekat.com tidak mengutip hadis syiah dari kitab syiah secara langsung. Hakekat.com pendusta ini hanya menukil hadis syiah dari kutipan musuh-musuh syiah pujaannya. Bukti paling nyata kalau hakekat.com tidak mengutip hadis ini dari kitab syiah secara langsung adalah keberaniannya berhujjah dengan hadis yang justru mencampakkan semua hujjah yang diusungnya. Hadis syiah yang ia kutip dari kitab Bihar Al Anwar terletak pada bab “warisan antara suami istri” dengan sub-bab “warisan suami istri dalam nikah mut’ah”.

Dengan melihat judul bab dan subbab yang memuat hadis tersebut maka siapapun yang membaca hadis tersebut dari Kitab Bihar Al Anwar akan memahami kalau wanita yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah wanita sebagi istri yang ditinggal mati oleh suaminya. Jadi alangkah lucunya kalau hakekat.com yang tidak tahu apa-apa ini berlagak sok pintar dengan menyindir Bagaimana Fatimah menuntut sesuatu yang diharamkan terhadap kaum wanita berdasarkan mazhab Syi’ah Rafidhah ?. Cih tidak perlu sok begitu, kenyataan sebenarnya adalah kau hakekat.com memang tidak memahami mahzab syiah tetapi berlagak seolah-olah sangat ahli padahal kerjanya hanya mengutip tulisan salafy nashibi. Sayyidah Fatimah alaihissalam tidak ditinggal mati oleh suaminya alaihissalam tetapi oleh Ayahnya Rasulullah SAW. Sudah jelas kalau dalam mahzab Syiah seorang anak mewarisi dari ayahnya

Apakah Fatimah keliru wahai Rafidhah ??? Ciih sungguh kau-lah hakekat.com yang benar-benar keliru bukan sayyidah Fatimah alaihissalam. Jangan mengukur ketidaktahuanmu sebagai standar akan benar tidaknya sesuatu. Bukan berarti kalau kecerdasanmu dibawah rata-rata maka orang lain akan seperti itu juga. Pembaca-pembaca awam itu pasti lebih punya akal dibanding kau hakekat.com hanya saja mereka tidak memiliki akses yang cukup untuk membuktikan semua kedustaan atau fitnah yang kau buat. Sungguh menyedihkan kesombongan dengan latar belakang kedunguan yang menjadi basis utama situs hakekat.com yang sangat dibanggakan oleh para pemuja salafy nashibi.

2 Tanggapan

  1. salam..
    wahh.. tulisannya bagus-bagus!
    izin copy ya
    boleh kan.
    terimakasih

  2. Alhamdulillah….
    Salafy nashibi pecinta blog dusta pun tidak punya hujjah diblog ini…
    karena semakin mereka berhujjah semakin terlihat kebodohan mereka….
    Apakah mereka ingin berARGUMEN dgn kedustaan lagi ??
    Wallahua’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: